Toronto Sita 16 Ribu Merchandise Palsu Jelang Piala Dunia 2026, Dua Orang Ditangkap
Rabu, 03 Jun 2026, 20.27 WIB

Kepolisian Toronto menyita lebih dari 16.000 merchandise sepak bola palsu menjelang Piala Dunia 2026 dalam sebuah operasi besar yang juga berujung pada penangkapan dua orang terkait dugaan pelanggaran hak kekayaan intelektual.
Penyelidikan dimulai setelah adanya laporan mengenai peredaran produk palsu yang diterima oleh sebuah firma hukum yang bergerak di bidang perlindungan merek dagang. Setelah dilakukan investigasi, aparat berhasil mengidentifikasi dan menyita ribuan barang tiruan yang meniru merchandise resmi sepak bola.
Kasus ini menjadi perhatian khusus karena Toronto merupakan salah satu kota tuan rumah Piala Dunia 2026. Meningkatnya antusiasme penggemar menjelang turnamen diperkirakan turut mendorong maraknya penjualan produk ilegal seperti jersey, syal, topi, dan suvenir sepak bola lainnya.
Pihak berwenang bersama pakar hak kekayaan intelektual mengimbau masyarakat untuk membeli merchandise hanya dari penjual resmi dan terpercaya guna menghindari produk palsu. Konsumen juga diminta melaporkan aktivitas penjualan barang ilegal yang ditemukan di pasaran.
Dengan semakin dekatnya Piala Dunia 2026, aparat Kanada berkomitmen memperketat pengawasan terhadap peredaran merchandise ilegal. Penyitaan lebih dari 16.000 barang palsu ini menjadi salah satu operasi terbesar yang dilakukan Toronto dalam upaya melindungi konsumen dan menjaga integritas produk resmi sepak bola dunia.

.gif)

